Strategi KMP ADNG Perkuat Transparansi Keuangan
Jakarta, 14 Agustus 2025 – Koperasi Multi Pihak Aset Digital Nusantara Garuda (KMP ADNG) resmi membuka 50 rekening baru untuk 50 cabang di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi KMP ADNG Perkuat Transparansi Keuangan, mempermudah pengelolaan dana, dan mempercepat distribusi program bagi seluruh anggota.
Ketua Umum KMP ADNG, Assoc. Prof. Capt. Rizki Adam, menjelaskan bahwa pembukaan rekening serentak ini merupakan tindak lanjut dari program digitalisasi keuangan koperasi. “Dengan sistem ini, setiap cabang memiliki kendali keuangan yang jelas, terukur, dan terintegrasi. Kami ingin memastikan setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran di seluruh wilayah,” ujarnya.
Pembukaan Rekening di Bank Mandiri Cempaka Putih
Proses pembukaan rekening berlangsung di Bank Mandiri Cabang Cempaka Putih, Jakarta. Layanan dibantu langsung oleh Customer Service Rizka Rahniayu, sementara Kepala Cabang Rohadi turut memfasilitasi. Ketua Umum KMP ADNG Rizki Adam dan Pengawas KMP ADNG Pusat Ade Kurnia hadir langsung melakukan pembukaan rekening tersebut.

Langkah Sebelumnya: Penguatan Ketahanan Pangan
Sebelum inisiatif ini, KMP ADNG telah mengambil langkah strategis memperkuat ketahanan pangan. Setelah resmi memiliki 30 persen saham PT Distribusi Gula Indonesia (PT DGI), koperasi ini menggandeng PT DGI untuk memasok gula pasir dan minyak goreng ke 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih (KMDP). Salah satunya KMDP di Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Kerja sama ini mencakup penyediaan bahan pangan pokok untuk anggota koperasi dan masyarakat sekitar. banyak yang berharap Program tersebut mampu menjaga stabilitas pasokan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Sinergi Keuangan Digital dan Ekonomi Kerakyatan
“Kami ingin KMP ADNG menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dengan memadukan program ketahanan pangan dan sistem keuangan digital,” ujar Rizki Adam, yang juga dikenal sebagai praktisi blockchain di Indonesia.
Ia menegaskan, pembukaan 50 rekening cabang akan mempercepat realisasi program dan meningkatkan efektivitas layanan di seluruh wilayah. “Dengan sistem ini, setiap cabang memiliki kendali keuangan yang jelas, terukur, dan terintegrasi. Ini akan mempercepat realisasi program bagi anggota koperasi di seluruh tanah air,” tandasnya.












